Pagi yang cerah diawali dengan sarapan yang cukup sederhana disebuah hotel ternama di jakarta..
sejenak terlintas difikiran mengenai "cinta yang terbagi"
berawal dari perkenalan biasa sampai akhirnya muncul percikan-percikan perhatian dan kasih sayang, dua insan saling menyatu namun akhirnya berpisah hanya karna kebodohan yang tak difikirkan sebelum melangkah. Perkawinan yang tak bisa dipertahankan hanya karna terlalu mengikuti kehendak yang lain, sebagai Imam seharusnya bisa memberi ketegasan kepada setiap istri-istrinya untuk saling akur dan menerima jalan yang sudah dilakukan sang imam menurut sunah rosul.
Namun semua hanya sementara bahkan berantakan, impian sang imam tak semulus jalan fikirannya..
istri (kedua) dan anak nya terlantar tanpa kasih sayang full bahkan nafkahpun tak seindah istri pertama yang selalu bergelinang kemewahan.
Wajar apabila Istri pertama tak sanggup menerima berita pahit ini, istri mana yang mau dimadu apalagi sang imam melakukannya secara diam-diam dan baru ketahuan setelah anak dari istri kedua berusia 2thn.
Tetapi tak ada salahnya saling menerima dan coba membuka silahturahmi dengan menerima kenyataan yang sudah terjadi. Diluar pun saya menemukan sebuah keluarga yang dipenuhi oleh 3istri dan beberapa anak cucu yang sangat akur dan saling menyayangi, semua kembali kepada sang Imam yang sejak kecil sang anak dan sejak awal memutuskan poligami menunjukan hal baik, mencontohkan ke sang anak yang berbeda ibu untuk tetap saling menyayangi dan berbagi sesama keluarga walaupun dengan ibu yang berbeda..
memang, pada intinya Cinta sang imam pun terbagi namun terbagi secara merata tidak seperti yang dituturkan pada kisah yang diatas.
Pesan untuk para Lelaki , harus bisa membagi dengan ADIL, walaupun sesungguhnya adil itu susah dan tak mudah seperti ucapan, namun ada baiknya dibicarakan terlebih dahulu sebelum melakukan Poligami karna perempuan manapun tak akan ada yang mau bila di madu. fikirkan tanggung jawab yang akan kalian tanggung, sanggup atau tidak untuk menanggung beberapa kepala dalam hidupmu yang harus kalian nafkahi.
Tetapi tak ada salahnya saling menerima dan coba membuka silahturahmi dengan menerima kenyataan yang sudah terjadi. Diluar pun saya menemukan sebuah keluarga yang dipenuhi oleh 3istri dan beberapa anak cucu yang sangat akur dan saling menyayangi, semua kembali kepada sang Imam yang sejak kecil sang anak dan sejak awal memutuskan poligami menunjukan hal baik, mencontohkan ke sang anak yang berbeda ibu untuk tetap saling menyayangi dan berbagi sesama keluarga walaupun dengan ibu yang berbeda..
memang, pada intinya Cinta sang imam pun terbagi namun terbagi secara merata tidak seperti yang dituturkan pada kisah yang diatas.
Pesan untuk para Lelaki , harus bisa membagi dengan ADIL, walaupun sesungguhnya adil itu susah dan tak mudah seperti ucapan, namun ada baiknya dibicarakan terlebih dahulu sebelum melakukan Poligami karna perempuan manapun tak akan ada yang mau bila di madu. fikirkan tanggung jawab yang akan kalian tanggung, sanggup atau tidak untuk menanggung beberapa kepala dalam hidupmu yang harus kalian nafkahi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar