Selasa, 10 November 2015

POLIGAMI

Pagi yang cerah diawali dengan sarapan yang cukup sederhana disebuah hotel ternama di jakarta..
sejenak terlintas difikiran mengenai "cinta yang terbagi"
berawal dari perkenalan biasa sampai akhirnya muncul percikan-percikan perhatian dan kasih sayang, dua insan saling menyatu namun akhirnya berpisah hanya karna kebodohan yang tak difikirkan sebelum melangkah.  Perkawinan yang tak bisa dipertahankan hanya karna terlalu mengikuti kehendak yang lain, sebagai Imam seharusnya bisa memberi ketegasan kepada setiap istri-istrinya untuk saling akur dan menerima jalan yang sudah dilakukan sang imam menurut sunah rosul.
Namun semua hanya sementara bahkan berantakan, impian sang imam tak semulus jalan fikirannya..
istri (kedua) dan anak nya terlantar tanpa kasih sayang full bahkan nafkahpun tak seindah istri pertama yang selalu bergelinang kemewahan.


Wajar apabila Istri pertama tak sanggup menerima berita pahit ini, istri mana yang mau dimadu apalagi sang imam melakukannya secara diam-diam dan baru ketahuan setelah anak dari istri kedua berusia 2thn.
Tetapi tak ada salahnya saling menerima dan coba membuka silahturahmi dengan menerima kenyataan yang sudah terjadi. Diluar pun saya menemukan sebuah keluarga yang dipenuhi oleh 3istri dan beberapa anak cucu yang sangat akur dan saling menyayangi, semua kembali kepada sang Imam yang sejak kecil sang anak dan sejak awal memutuskan poligami menunjukan hal baik, mencontohkan ke sang anak yang berbeda ibu untuk tetap saling menyayangi dan berbagi sesama keluarga walaupun dengan ibu yang berbeda..
memang, pada intinya Cinta sang imam pun terbagi namun terbagi secara merata tidak seperti yang dituturkan pada kisah yang diatas. 

Pesan untuk para Lelaki , harus bisa membagi dengan ADIL, walaupun sesungguhnya adil itu susah dan tak mudah seperti ucapan, namun ada baiknya dibicarakan terlebih dahulu sebelum melakukan Poligami karna perempuan manapun tak akan ada yang mau bila di madu. fikirkan tanggung jawab yang akan kalian tanggung, sanggup atau tidak untuk menanggung beberapa kepala dalam hidupmu yang harus kalian nafkahi.



Selasa, 27 Oktober 2015

Dari Teman Menjadi Pacar

perkenalan yang singkat ternyata membuat salah satu diantara kita saling jatuh cinta, berawal dari sebuah traveling ke salah satu pulau yang sangat indah kini kita menjadi dekat bahkan salah seorang menyebutnya dengan sebutan "Strangers become friends" sering kali kita meluangkan waktu untuk berkumpul dan silahturahmi pun tetap terjaga sampai akhirnya benih cinta di pertemanan ini muncul.

tunggu dulu,, tak semudah membalikkan telapak tangan untuk mendapatkan hasil yang kita mau.  Salah seorang teman pun berusaha menunjukan sikap baik bahkan pedulinya agar sang pria bisa melihat dan membuatnya sadar bahwa "saya pantas dan cocok untuk dijadikan pasangan"

  • Kadar sensitivitas cowok dan cewek itu berbeda,  bahkan cenderung sama sekali tidak sensitif jadi kalau kita hanya sekedar kasih sinyal-sinyal atau petunjuk kecil sich itu gak akan membuatnya merasa, sudah saatnya kita tinggalkan petunjuk basi itu dan beralih ke cara lain dengan bersikap proaktif. Buat hiburan dengan sedikit gombalan kecil misalnya pada saat dia tanya kamu bisa pulang sendiri? kita bisa jawab dengan gaya bercanda pulang sendiri sudah terbiasa, yang gak biasa itu saat hati aku bersama kamu... Make those flirts as light as possible, but give him something to think about.
  • Chat, BBM, Line, WA teruuuuuuusssss ??? mau sampai kapan manis-manisan kata lewat Medsos, saatnya menunjukan agar dia pun sadar kalau kita suka sama dia. maju 1 Tahap lah dan ajak jalan bareng, baik keluar makan, ke Toko Buku atau Nonton. semakin sering kita jalan berdua semakin mengenal dan bisa jadi semakin dia dekat lho
  • Nah nah sekarang kita cek apa dia merasa butuh kita ??                                                                      terkadang cowok suka belagu kalau kita sering memberi kabar, nah sesekali abaikan mereka 2-3 hari tanpa kabar apakah mereka mencari dan menanyakan? kalau iya berarti mereka memang membutuhkan sapaan-sapaan manis kita, jangan lupa sedikit hibur "kangen yaaaaa"
  • Saatnya Fokus yaaaa, fokus pada kedekatan yang sedang berjalan, tunjukan bentuk Care kita ke target sampai dia sadar kalau kasih dan perhatian yang kita miliki adalah bentuk cinta untuknya dan dia pun akan sadar bahkan berfikir mengenai sikap kita yang begitu perhatiannya gak mungkin hanya mengganggap mereka hanya sebagai teman, melainkan ada hal lain yaitu CINTA